Selasa, 27 Oktober 2009

Akuntansi pertama kali dikemukakan oleh seorang sarjana matematika asal Itali yang benama Luca Pacioli.

Definisi akuntansi adalah proses mengidentifikasikan, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi untuk membantu pertimabangan dan pengambilan keputuasan yang tepat bagi pemakai informasi tersebut.

Pemakai informasi akuntansi adalah sebagai nberikut :

1. Pihak Intern yaitu pihak di dalam organisasi manajemn perusahaan(pimpinan perusahaan)

2. Pihak Ekstern yaitu pihak yang berada di luar tubuh perusahaan:

a. Pemilik Perusahaan

b. Pengelola perusahaan

c. Karyawan

d. Kreditor

e. Investor

f. Pemerintah

g. Rekanan perusahaan

Bidang-bidang akuntansi

1. Akuntansi Keuangan (Financial Accounting): Kegiatan akuntansi untuk suatu unit ekonomi secara keseluruhan yaitu berhuubungan pelaporan posisi keuangan mulai dari proses pencatatan, sampai kepada pertanggungjawaban kepada pihak yang terkait.

2. Akuntansi Pemeriksaan (Auditing): bidang aktifitas yang menyangkut pemerikasaan atas catatan-catatan akuntansi secara bebas yang mendukung laporan keuangan suatu perusahaan dan akhirnya mengeluarkan suatu pernyataan pendapat mengenai kelayakan dan kewajaran laporan keuangan tersebut.

3. Akuntansi Manajemen (Managament Accounting): jenis akuntansi yang menggunakan data historis dan data taksiran untuk membantu manajemen dalam operasi sehari-hari dan perencanaan operasi mendatang yang bertujuan untuk menyajikan informasi pengambilan keputusan yang relevan kepada manajemen perusahaan(pihak intern)

4. Akuntansi Biaya (Cost Accounting): menitik beratkan pada masalah penetapan dan pengendalian biaya terutama biaya produksi suatu abrang.

5. Akuntansi Anggaran (Budgentary Accounting): menyajikan rencana operasi keuangan untuk suatu periode tertentu, melalui pencatatan dan meringkas data pelaksanaan operasi.

6. Sistem Akuntansi (Accounting System): sistem yang dirancang untuk melindungi dan mengawasi kekayaan perusahaan sehingga dapat dilakukan pengendalian intern dan menciptakan arus laporan yang efisien dan berguna bagi pihak-pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan.

7. Akuntansi Pajak (Tax Accounting):m Penyusunan surat pemberitahuan pajak, serta mempertimbangkan konsekuensi perpajakan dari transaksi usaha yang direncanakan atau encari alternatif terbaik.

8. Akuntansi Pemerintah (Government Accounting): menyediakan laporan akuntansi yang bermanfaat mengenai aspek kepengurusan administrasi pemerintah, serta membantu manajemen dalam melaksanakan pengawasan atas pengeluaran melalui anggaran sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku.

9. Akuntansi Sosial (Social Accounting): menyangkut penggunaan dana-dana kesejahteraan sosial dalam masyarakat

10. Akuntansi Internasional (International accounting): berhubungan dengan masalah perdagangan internasional dan perdagangan multinasional.

11. Akuntansi Pendidikan (Educational Accounting): bidang khusus yang menyangut pendidikan akuntansi.



Profesi Akuntansi

1. Akuntan Publik (Public Accountant): akuntan independen yang memberikan jasa-jasanya atas dasar pembayaran tertentu. Akuntan publik pada umumnya mendirikan suatu kantor akuntan dan memperoleh izin dari departemen keuangan.

2. Akuntan Internal (Private Accountant): akuntan yang bekerja pada perusahaan atau lembaga tertentu dan bertugas khusus di bidang akuntansi intern perusahaan untuk membantu pengelola perusahaan.

3. Akuntan Pemerintah (Government Accountant): akuntan yang bekerja sebagai pemeriksa atau auditor untuk pemerintah dan dapat membantu mengadakan pengawasan dalam pengeluaran dana dari masyarakat sesuai dengan peraturan yang berlaku.

4. Akuntan Manajemen (Managament Accountant): akuntan yang kegiatannya membantu pimpinan perusahaan baik untuk kegiatan sehari-hari atau perencanaan di masa yang akan datang.

5. Akuntan Pendidik (Accountant Instruction): Akuntan yang bekerja sebagai pengajar pendidikan dan keterampilan akuntansi.

Resensi Buku Non-Fiksi




1. Judul Buku : Manajemen

2. Nama Pengarang : Maman Ukas

3. Tahun Terbit : 2006

4. Nama Penerbit : Agnini Bandung

5. Cetakan : Cetakan ke-4

6. Cover Depan : Ada tulisan MANAJEMEN Konsep, Prinsip dan Aplikasi Maman Ukas Penerbit Agnini Bandung beserta gambar situasi rapat dengan sampul berwarna hitam.

7. Cover Belakang : Ada ringkasan tentang isi buku.

8. Kelebihan Buku : Isinya cukup lengkap, sehingga pembaca tidak perlu lagi mencari referensi lain.

9. Kekurangan Buku : Konsep penataan tulisan yang membuat pembaca jenuh dalam membaca buku serta bahasa yang digunakan banyak yang menggunakan bahasa yang tidak baku dan rancu.

10. Ukuran Buku : 16cm x 24cm

11. Harga Buku : Rp 40.000,00

12. Jumlah Halaman : 416 halaman

13. Tebal Buku : 440 halaman

14. Ringkasan Isi Buku :

Dijelaskan bahwa ilmu manajemen dikemukakan pertama kali oleh Henry R, Towne yang kemudian diakui oleh Frederick Winslow Taylor dengan diterbitkannya buku yang berjudul “ Principles of Scientific Management” pada tahun 1911. Adapun pengertian manaajemen adalah kata benda yang menunjukan sistem dan proses pengelolaan, pelatihan dan pemimpin dalam organisasi. Dalam menggunakan tugas-tugas menejemn dalam prakteknya membutuhkan prinsip-prinsip umum manajemen. Menrut Henry Fayol dalam bukunya “General and Industrial Management” mengemukakan 14 prinsip umum manajemen, yaitu: pembagian kerja, wewenang dan tanggung jawab, disiplin, kesatuan arah, kesatuan perintah, mendahulukan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi, upah pegawai, saentralisasi, rantai berskala, ketertiban, keadilan, kestabilan masa kerja pegawai, innisiatif dan kesetiaan pada kelompok. Manajemen yang baik sangat diperlukan oleh seorang manajer. Manajer profesional bersifat memperbaiki orang lain atau dapat dikatakan bawahannya. Sebagai tonggak utama dalam proses manajemen seorang manajer profesional harus mempunyai kemampuan untuk mendapatkan parisipasi dari bawahannya. Manajer yang berhasil mempunyai sifat sederhana. Ia harus berkemampuan lebih dari yang lain, sehingga ia dapat memberi petunjuk bagi mereka yang memerlukan. Dengan manager yang profesional yang didukung oleh manajemen yang baik maka proses manajemen pun akan berjalan dengan lancar sehingga tujuan bersamapun akan tercapai.

Sabtu, 24 Oktober 2009

Resensi Buku Fiksi

1. Judul Buku : De Buron

2. Nama Pengarang : Maria Jaclyn

3. Tahun Terbit : 2005

4. Nama Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

5. Cetakan : Cetakan ke-1

6. Cover Depan : Ada tulisan DE BURON maria jaclyn dengan sampul berwarna kuning dan hijau dan gambar seorang laki-laki dan perempuan.

7. Cover Belakang : Ada tulisan DE BURON dan ulasan tentang isi ceritanya dengan sampul berwarna putih.

8. Kelebihan Buku : Ceritanya menarik, cocok untuk kalangan remaja, menjelaskan sosok seseorang dengan mendetail sehingga para pembaca mampu membayangkan sosok yang dilukiskan oleh si penulis.

9. Kekurangan Buku : Latar tempat kurang bervariasi.

10. Ukuran Buku :19,7 cm x 13,5 cm

11. Harga Buku : -

12. Jumlah Halaman : 248 halaman

13. Tebal Buku :1 cm

14. Ringkasan Isi Buku :

Bercerita tentang seorang gadis SMA bernama Kimly. Berawal dari satu kasus pembunuhan yang melibatkan seorang pembunuh cowok super ganteng yang kabarnya dimuat di koran-koran dan disiarkan di televisi. Hampir seluruh teman Kimly sibuk membicarakan si Buronan itu karena kegantengannya, sampai-sampai pembantunyapun ikut-ikutan.

Sampai pada suatu hari kamarnya kedatangan sesosok pria tak dikenal dan ternyata pria itu adalah buronan yang sedang hangat dibicarakan. Buronan itu bernama Raditya, dia meyakinkan Kimly bahwa bukan dia pembunuhnya. Dia juga meminta Kimly agar dia diizinkan untuk tinggal di rumahnya untuk bersembunyi. Dengan hati cemas akhirnya Kimly pun mengizinkan buronan itu untuk tinggal di rumahnya.

Kehidupan Kimly berubah semenjak buronan itu tinggal di kamarnya, tepatnya di kamar mandinya. Kimly lebih bersifat terbuka dan mau menceritakan tentang masalah-masalahnya. Suatu hari, buronan itu kepergok oleh pembantu Kimly ketika dia sedang ada di kamar Kimly. Pembantunya pun langsung menghubungi polisi yang kebetulan sedang berpatroli, karena tersiar kabar bahwa buronan itu pernah berkeliaran di komplek perumahan Kimly. Buronan itu pun ditangkap, tapi Kimly percaya bahwa Raditya bukan pelaku pembunuhan yang sebenarnya.

Masalahpun datang di keluarga Kimly. Orangtuanya memberitahunya bahwa mereka kan bercerai. Saat menghadiri persidangan orang tuanya, Kimly tanpa sengaja melihat persidangan Raditya.

Kabar gembira datang. Orang tuanya tidak jadi bercerai dan Raditya pun bebas dari tuduhan. Tak terasa muncul rasa cinta diantara Kimly dan Raditya. Setelah lama mereka berpisah, akhirnya mereka pun dipertemukan kembali.



Minggu, 18 Oktober 2009

Landasan Pendidikan

BAB I PENDAHULUAN

Study pendidikan dan praktek pendidikan merupakan dua hal yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan dalam dunia pendidikan. Praktek tanpa study tidak mungkin berlangsung, demikian pula study tanpa praktek ibarat hampa tak ada gunanya. Seperti yang disebutkan oleh M. I. Soelaiman bahwa praktek tanpa teori tidak jelas arahnya. Study pendidikan merupakan seperangkat kegiatan yang bertujuan untuk memahami suatu prinsip, konsep, atau teori pendidikan, sedangkan praktek pendidikan merupakan seperangkat kegiatan bersama yang bertujuan membantu pihak lain agar mengalami perubahan tingkah laku yang di harapkan. Berdasarkan hal tersebut maka konsep, prinsip atau teori pendidikan yang dibutuhkan dalam praktek pendidikan merupakan landasan bagi berlangsungnya proses pendidikan, dengan demikian landasan yang kokoh dan terarah merupakan pijakan dalam suatu kegiatan pedidikan.

A. Pengertian Landasan Pendidikan

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia bahwa landasan berarti alas dan tumpuan. Dalam studi pendidikan, pengertian landasan pendidikan tumpuan atau titik tolak konsep, prinsip, atau teori yang dijadikan pembahasan kependidikan.

B. Jenis-jenis Landasan Pendidikan

Pokok-pokok bahasan yang diungkap dalam landasan pendidikan adlah sebagai berikut :

1. Manusia dan Pendidikan : Hakekat manusia dalam hubungannya dengan pendidikan adalah manusia sebagai makhluk yang harus/perlu dididik dan mendidik, manusia sebagai makhluk yang dapat dididik dan mendidik, serta pendidikan sebagai humanisasi

2. Pengertian Pendidikan : Pengertian pendidikan diklasifikasikan menjadi beberapa bagian, yaitu pengertian pendidikan berdasarkan ruang lingkup, pengertian pendidikan berdasarkan pendekatan ilmiah ilmiah, dan pengertian pendidikan berdasarkan pendekatan system.

3. Pendidikan sebagai Ilmu dan Seni : Pendidikan sebagai ilmu terarah pada bagaimana melaksanakan studidan praktek pendidikan dalam ilmu pendidikan, sedangkan pendidikan sebagai seni terarah pada bagaimana menerapkan hasil studi pendidikan dalam praktek pendidikan.

4. Landasan Filosofis Pendidikan : Selaku bangsa Indonesia maka dasar palsafah Pancasila merupakan sumber utama dalam pelaksanaan pendidikan.

5. Landasan Psikologis Pendidikan : Psikologis pendidikan merupakan aplikasi metode psikologis dalam memecahkan masalah-masalah pendidikan.

6. Landasan Sosiologis dan Antropologis Pendidikan : asumsi-asumsi sosiologi terhadap pendidikan berkaitan dengan metode sosiologis dalam mengkaji hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala-gejala social, sedangkan asumsi antropologi terhadap pendidikan berkaitan dengan antropologi fisik dan antropologi social budaya.

7. Landasan Historis Pendidikan : Sejarah pendidikan dimulai pada masa Hindu/Budha samapai pendidikan pada masa orde baru.

8. Landasan Yuridis Pendidikan : Suber-sumber hokum yang dijadikan pijakan dalam pelaksanaan pendidikan bersumber dari UUD’45, UU Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah dan UU tentang Guru dan Dosen.

C. Fungsi Landasan Pendidikan

Makna fungsi berkaitan dengan manfaat. Adapun manfaat calon pendidik mempelajari landasan pendidikan diantaranya :

1. Mengetahui berbagai konsep, prinsip dan teori pendidikan dalam melaksanakan praktek pendidikan.

2. Mempunyai sikap kritis terhadap pandangan-pandangan teori pendidikan.

3. Memberiakn kontribusi pada pola pikir dan pola kerja calon pendidik.

4. Lebih meyakini tentang konsep, prinsip dan teori pendidikan dalam pelaksanaan pendidikan.

5. Memiliki kesiapan studi pendidikan lebih lanjut.

D. Kesimpulan

Dalam dunia pendidikan ada 2 hal yang tidak dapat dipisahkan yaitu studi pendidikan dan praktek pendidikan. Adapun kosep, prinsip dan teori itu semua merupakan landasan bagi berlangsungnya proses pendidikan

;;